SOSIAL

Kamis, 08 Oktober 2009, 14:07
4,04 Kg Sabu-sabu Selundupan Berhasil Digagalkan

SOSIAL sabu-sabu
 

 
Aparat Ditjen Bea dan Cukai (BC) menggagalkan penyelundupan 4,042 kg psikotropika jenis sabu-sabu senilai sekitar Rp4 miliar melalui Bandara Polonia, Medan.

Kepala Humas Ditjen BC, Evy Suhartantyo di Jakarta, Kamis, menyebutkan, sabu-sabu seberat 4,042 kg itu dikemas dalam delapan bungkus plastik dan disembunyikan dalam enam kotak susu.

Petugas Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai (KPPBC) tipe A2 Bandara Polonia, Medan, berhasil mencegah penyelundupan obat-obat terlarang itu pada Rabu (7/10) malam sekitar pukul 20:00 WIB.

Psikotropika jenis sabu-sabu itu dibawa oleh tersangka berinisial TS yang menumpang salah satu maskapai penerbangan dari Penang, Malaysia.

Di samping kerugian negara sebesar sekitar Rp4 miliar, juga terdapat potensi kerugian dari dampak jika obat-obatan terlarang itu beredar di masyarakat.

Sebelumnya pada Rabu (7/10) sekitar pukul 18:00 WIB aparat BC juga menggagalkan penyelundupan barang yang sama seberat sekitar 1,002 kg melalui Pelabuhan Batam Center, Provinsi Kepulauan Riau.

Petugas Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai (KPU Batam) telah mengamankan tersangka pembawa barang yang berinisial AZ. AZ menumpang kapal feri dari pelabuhan internasional Stulang Laut Malaysia.

Pada hari yang sama, aparat BC bekerja sama dengan kepolisian dan pemda juga menggagalkan penyelundupan pakaian bekas melalui Pelabuhan Tembilahan, Riau, dengan jumlah lebih dari 1.000 bal.

"Selain merugikan keuangan negara, importasi ilegal pakaian bekas itu juga berdampak buruk terhadap industri pakaian di dalam negeri," kata Evy Suhartantyo.(Zh/At)


Berita Terbaru

Muenchen Vs Roma, Guardiola Yakin Menang
"Saat ini, kami bermain lebih baik di babak yang sama dibanding musim lalu,"

Pengamat: Nasib Jokowi Bisa Berakhir Tragis
"Jadi bukan tak mungkin, sekarang dia dipuja-puja, nanti di caci maki,"

Frustasi Sakit Tak Sembuh, Kakek 78 Tahun Lompat dari Lantai 15
"Korban langsung tewas dengan luka parah di bagian kepalanya,”

Jika Perppu Pilkada Ditolak DPR, Reputasi SBY Bisa Merosot
"Baik atau buruknya kinerja SBY selama 10 tahun di bidang politik dan demokrasi, tergantung dari nasib Perppu Pilkada langsung,"

Hanya Kelelahan, JK Bantah Sakit
Jusuf Kalla mengaku memang merasa letih setelah bersama Jokowi naik kereta kuda seusai pelantikan presiden dan wakil presiden di Gedung MPR.