POLITIK

Kamis, 03/11/2011, 17:14
Jadwal Pilkada Aceh Diubah

POLITIK Pilkada
 

jadwal-pilkada-aceh-diubah Ist/Internet
 
Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh memastikan tanggal pemungutan suara pilkada di provinsi itu berubah, menyusul adanya pembukaan kembali pendaftaran bakal calon.

"Ini implikasi yang harus kami terima akibat dibukanya kembali pendaftaran bakal calon. Jadi, tanggal sebelumnya 24 Desember 2011, dipastikan berubah," kata Wakil Ketua KIP Aceh Ilham Saputra di Banda Aceh, Kamis (3/11/2011).

Sebelumnya, KIP Aceh menetapkan pemungutan pemilihan gubernur dan wakil gubernur digelar pada 24 Desember 2011. Pemilihan tersebut digelar serentak dengan pilkada 17 bupati/wali kota dan wakilnya.

Ia mengatakan, dibukanya kembali pendaftaran bakal calon tersebut merupakan perintah keputusan Mahkamah Konstitusi tertanggal 2 November 2011.

Keputusan itu dikeluarkan menyusul adanya gugatan sengketa Pilkada Aceh yang diajukan TA Khalid dan Fadhullah, kandidat pasangan gubernur dan wakil gubernur.

Keduanya menggugat karena belum ada kepastian hukum yang jelas terhadap landasan hukum pelaksanaan pilkada di provinsi ujung barat Pulau Sumatra tersebut.

Pendaftaran bakal calon tersebut dimulai 3 hingga 7 November 2011. Pasangan bakal calon yang diterima adalah mereka yang belum pernah mendaftar, katanya.

"Kendati jadwalnya sudah dipastikan berubah, namun kami belum bisa menetapkan tanggal pemungutan suaranya. Masalah ini harus kami bahas dengan KIP kabupaten/kota," katanya.

Dalam menentukan tanggal perubahannya, kata dia, pihaknya akan memperhitungkan banyaknya pasangan bakal calon, khususnya dari jalur perseorangan, yang akan mendaftar.

"Khusus pasangan bakal calon perseorangan ini butuh waktu, seperti verifikasi faktual syarat dukungan berupa fotokopi kartu tanda penduduk," katanya.

Selain itu, sebut dia, perlunya waktu uji kemampuan baca Al Quran dan pemeriksaan kesehatan masing-masing bakal calon. Serta memperhitungkan waktu bakal calon pengganti bila ada yang tidak lulus uji baca Al Quran.

"Banyak hal yang kami pertimbangkan sebelum menetapkan tanggal pemungutan suara. Dan ini merupakan perintah hukum yang wajib kami jalankan," ungkap Ilham Saputra. (Aef/At)


Berita Terbaru

Dirut PDAM Jaya Diganti
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mencopot Sri Widayanto Kaderi dari jabatan Dirut Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jaya.

Rupiah Melemah Jadi Rp13.344 per dolar AS
Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta pada Senin (29/6/2015) pagi melemah, turun 37 poin menjadi Rp13.344 per dolar AS dibandingkan posisi terakhir pekan lalu.

7.923 Bus Angkutan Lebaran Disiapkan
Dishubtrans DKI juga menyiapkan sekitar 490 bus bantuan terdiri dari 275 bus pariwisata dan 215 bus kota.

Ayah Maradona Meninggal Dunia
Don Diego membela mati-matian Maradona selama turun naik karirnya yang pernah didera masalah narkoba dan alkohol.

Pemprov DKI dapat WDP dari BPK
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Drajot Saiful Hidayat mengaku bersyukur atas hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2014 yang menyatakan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).