OLAHRAGA

Rabu, 24/10/2012, 21:45
Dortmund Siapkan 'Neraka' untuk Madrid

OLAHRAGA Madrid, Dortmund
 

dortmund-siapkan-neraka-untuk-madrid Lukasz Piszczek.
 
Juara Bundesliga dalam dua musim berturut-turut, Borusia Dortmund, akan menghadirkan mimpi buruk  bagi  tamunya, Real Madrid, dalam laga lanjutan  Liga Champions Grup D, Kamis (25/10) dinihari nanti.

Tim besutan pelatih Jurgen Klopp ini, akan memanfaatkan lemahnya lini pertahanan Los Galaticos yang tak akan diperkuat beberapa pemain intinya di belakang, Arbeloa, Marcelo, dan Fabio Coentrao.

Terlebih Klopp dapat memainkan kembali salah satu pemain kuncinya yang kerap dibekap cedera seperti Mario Gotze. "Madrid adalah klub besar, tapi kami akan membuat mereka kesulitan selama pertandingan. Ini adalah 'neraka' ," ujar Klopp, kepada salah satu media olahraga setempat.

Diakui Klopp, Christiano Ronaldo merupakan pemain yang paling berbahaya dan perlu diwaspadai. Untuk meredam aksi pemain berjuluk CR-7 ini, Klopp akan menugaskan bek andalannya Lukasz Piszczek.

Pemain belakang asal Polandia ini memaqng dikenal cukup dingin menjaga lini pertahanan. Dia juga dikenal serba bisa, dan mampu membantu serangan dari sayap. "Ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab," ujar Piszcek.

Jose Mourinho, sepertinya mesti mewaspadai gerakan Piszcek yang dikenal cerdas dalam menganalisis jalannya pertandingan, akurasi umpan silang, dan adaptasi dengan para penyerang.

Kombinasi Gotze dan Piszczek bisa membawa pertanda buruk bagi Madrid. (ans/btt)


Berita Terbaru

APBD Perubahan DKI Gunakan Pergub
APBD Perubahan yang juga menggunakan payung hukum Pergub

Sosok Ketua PSSI Baru Harus Ngerti Sepak Bola
Dalam konggres Luar Biasa PSSI di Surabaya 18 April 2015, sambungnya, harus bisa menghasilkan pemimpin yang bisa menyatukan seluruh persepakbolaan Indonesia

Satu dari Empat Korban Bom Tanah Abang Meninggal
"Korban meninggal karena mengalami infeksi yang luas pada sekujur tubuhnya,"

Pedagang Batu Akik Tewas Akibat Asap Obat Nyamuk
"Mereka itu memang tidur di dalam mobil setiap hari. Mereka sudah tiga bulan berdagang batu di pinggir jalan ini. Waktu "

DKI Tunggu UU soal Perda Miras
Selama ini, peredarannya masih diatur menggunakan Peraturan Presiden (Perpres) dan Peraturan Menteri (Permen).