SOSIAL

Senin, 04/02/2013, 18:53
Air Pasang Siap Ancam Semarang

SOSIAL banjir
 

air-pasang-siap-ancam-semarang Foto internet/ist
BERITA TERKAIT
 
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofiska Maritim Semarang memprakirakan air pasang atau rob di Ibu Kota Jawa Tengah menjelang Tahun Baru Imlek tepatnya pada tanggal 6 hingga 11 Februari 2013 mencapai 1 meter.

"Pada tanggal 6 hingga 11 Februari 2013 ketinggian air rob mencapai puncaknya, 1 meter," kata prakirawan BMKG Maritim Semarang Retno Widyaningsih di Semarang, Senin (4/2).

Sementara sebelum tanggal 6 Februari dan setelah tanggal 11 Februari, ketinggian rob di bawah 1 meter atau berada di kisaran 0,8 meter hingga 0,9 meter.

BMKG Maritim Semarang memprakirakan rob terjadi pada malam hari berkisar pukul 18.00 WIB hingga 22.00 WIB dan surut pada tengah malam hingga pagi hari pukul 10.00 WIB.

Air rob pada saat ini diperkirakan lebih cepat surut karena Semarang pada siang hari sering dalam kondisi cerah dan hujan baru terjadi pada malam hari dengan intensitas ringan.

"Intensitas hujan ringan 0 hingga 10 milimeter. Saat ini masih musim hujan dan Semarang diprakirakan baru memasuki musim pancaroba pada Maret," katanya.

Retno memprakirakan cuaca pada tahun ini normal, tidak ada anomali cuaca seperti hujan atau panas berkepanjangan.

Terkait dengan tinggi gelombang, tambah Retno, beberapa minggu ini ketinggiannya berkisar 0,5 meter hingga satu meter yang aman bagi nelayan.

Berita Terbaru

Pelayat Terus Padati Rumah Orang Tua Olga Syahputra
Beberapa dari mereka adalah tetangga orang tua almarhum, para penggemar, kerabat dan awak media.

Ucapan Belawa Sungkawa dari Para Artis untuk Olga Syahputra
Hastagh #RIPOlgaSyahputra menjadi tren topik dunia atas respon kesedihan para penggemar Olga

Olga Syahputra akan Dimakamkan di Pondok Kelapa
Sang adik, Billy Syahputra, disebut belum bisa banyak bicara karena terpukul oleh duka yang mendalam

Olga Syahputra Meninggal Dunia
RIP Olga Syahputra. Meninggal tadi jam 2 siang waktu Singapura. Semoga Tuhan mengampuni dosa dosa dan kesalahannya.,

Tak Lantik Budi Gunawan, Jokowi Bisa Terjebak Pelanggaran Hukum
"Presiden telah menabrak UU dan putusan pengadilan. Ini identik dengan melakukan kejahatan jabatan (abuse of power),"