|
|
BERITA TERKAIT
|
Pertandingan lanjutan Indonesia Super Leage (ISL) Arema Indonesia akhirnya mampu menundukkan Persisam Samarinda dengan skor 3-1 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kamis (7/2).
Tiga gol Arema yang bersarang ke gawang Persisam yang dikawal Fauzi Toldo, dua diantaranya tercipta melalui tendangan penalti yang dieksekusi oleh Greg Nwokolo pada menit ke 21 dan Keith Kayamba Gumbs pada menit ke 41. Satu gol lainnya disumbangkan Sunarto pada menit ke 34.
Sementara gol balasan yang bersarang ke gawang Arema yang dikawal oleh Kurnia Meiga juga lahir dari titik penalti melalui kaki Pierre Njanka pada menit ke 32.
Sejak "kick off" babak pertama, baik pemain Arema maupun Persisam harus bekerja keras agar bola bisa meluncur dengan baik karena kondisi lapangan yang tergenang air hujan sejak sekitar pukul 13.00 WIB.
Kedua tim tidak bisa bermain maksimal karena lawan yang dihadapi tidak hanya pemain, tapi juga derasnya hujan dan licinnya lapangan akibat genangan air. AKibatnya, benturan antarpemain tak bisa dihindari dan sering terjadi.
Karena aliran bola tidak bisa meluncur dengan baik, maka wasit Jerry Elli dari Bogor menghentikan pertandingan pada menit ke 12 setelah berunding dengan kedua kapten tim. Pertandingan dihentikan sekitar 29 menit hingga hujan berhenti dan genangan air meresap.
Setelah pertandingan dilanjutkan, Arema langsung memperagakan permainan cepat dan ngotot yang akhirnya membuahkan hasil tendangan penalti karena salah satu pemain Persisam, Obiora, handsball di kotak terlarang.
Kapten tim, Greg Nwokolo yang dipercaya menjadi eksekutor dengan manis membobol gawang Fauzi Toldo. Namun, 11 menit kemudian, Persisam juga mendapatkan hadiah penalti dari wasit Jerry Elli karena pemain Arema, Munhar, menarik salah satu pemain Persisam di kotak 16.
Tak berselang lama, Sunarto mampu mengkonversi bola rebound dari tangan kiper Persisam Fauzi Toldo, menjadi sebuah gol, sehingga skor berubah menjadi 2-1.
Empat menit menjelang berakhirnya waktu normal babak pertama, Arema kembali mendapatkan hadiah penalti karena pemain Persisam M Robby handsball di area penalti. Keith Kayamba Gumbs dengan sempurna mengeksekusi bola dan kedudukan menjadi 3-1.
Memasuki 45 menit babak kedua, Persisam memiliki banyak peluang. hanya saja peluang emas itu masih belum menambah pundi-pundi gol Persisam dan belum mampu memperkecil ketertinggalan, bahkan hingga menjelang pertandingan berakhir, Arema terus tertekan.
Selama 90 menit pertandingan tersebut, wasit Jerry Elli mengeluarkan empat kartu kuning yang dihadiahkan untuk Isdiantono (Persisam), Munhar, Keith Kayamba Gumbs dan Egy Melgiansyah (Arema).
Hingga tambahan waktu tiga menit dan wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor masih tetap 3-1. (fat/an)
Tiga gol Arema yang bersarang ke gawang Persisam yang dikawal Fauzi Toldo, dua diantaranya tercipta melalui tendangan penalti yang dieksekusi oleh Greg Nwokolo pada menit ke 21 dan Keith Kayamba Gumbs pada menit ke 41. Satu gol lainnya disumbangkan Sunarto pada menit ke 34.
Sementara gol balasan yang bersarang ke gawang Arema yang dikawal oleh Kurnia Meiga juga lahir dari titik penalti melalui kaki Pierre Njanka pada menit ke 32.
Sejak "kick off" babak pertama, baik pemain Arema maupun Persisam harus bekerja keras agar bola bisa meluncur dengan baik karena kondisi lapangan yang tergenang air hujan sejak sekitar pukul 13.00 WIB.
Kedua tim tidak bisa bermain maksimal karena lawan yang dihadapi tidak hanya pemain, tapi juga derasnya hujan dan licinnya lapangan akibat genangan air. AKibatnya, benturan antarpemain tak bisa dihindari dan sering terjadi.
Karena aliran bola tidak bisa meluncur dengan baik, maka wasit Jerry Elli dari Bogor menghentikan pertandingan pada menit ke 12 setelah berunding dengan kedua kapten tim. Pertandingan dihentikan sekitar 29 menit hingga hujan berhenti dan genangan air meresap.
Setelah pertandingan dilanjutkan, Arema langsung memperagakan permainan cepat dan ngotot yang akhirnya membuahkan hasil tendangan penalti karena salah satu pemain Persisam, Obiora, handsball di kotak terlarang.
Kapten tim, Greg Nwokolo yang dipercaya menjadi eksekutor dengan manis membobol gawang Fauzi Toldo. Namun, 11 menit kemudian, Persisam juga mendapatkan hadiah penalti dari wasit Jerry Elli karena pemain Arema, Munhar, menarik salah satu pemain Persisam di kotak 16.
Tak berselang lama, Sunarto mampu mengkonversi bola rebound dari tangan kiper Persisam Fauzi Toldo, menjadi sebuah gol, sehingga skor berubah menjadi 2-1.
Empat menit menjelang berakhirnya waktu normal babak pertama, Arema kembali mendapatkan hadiah penalti karena pemain Persisam M Robby handsball di area penalti. Keith Kayamba Gumbs dengan sempurna mengeksekusi bola dan kedudukan menjadi 3-1.
Memasuki 45 menit babak kedua, Persisam memiliki banyak peluang. hanya saja peluang emas itu masih belum menambah pundi-pundi gol Persisam dan belum mampu memperkecil ketertinggalan, bahkan hingga menjelang pertandingan berakhir, Arema terus tertekan.
Selama 90 menit pertandingan tersebut, wasit Jerry Elli mengeluarkan empat kartu kuning yang dihadiahkan untuk Isdiantono (Persisam), Munhar, Keith Kayamba Gumbs dan Egy Melgiansyah (Arema).
Hingga tambahan waktu tiga menit dan wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor masih tetap 3-1. (fat/an)
KATEGORI TERKAIT
-
Mantan Pemain Manchester United Tutup Usia
-
2015, Final Liga Champions di Berlin, Final Liga Europa di Polandia
-
Kualifikasi Piala Dunia, Ini Dia Skuad Republik Ceko Hadapi Italia
-
Barcelona ke Israel dan Palestina
DOKUMENTASI BERITA BULAN INI | INDEKS
Belum Ada Komentar Buat Berita Ini
Kirim Komentar Anda
Komentar
Berita Terbaru
Juni, BI Luncurkan Transaksi Pembayaran e-Money
Program dan produk financial inclusion tersebut dijalankan untuk memudahkan masyarakat
AMAN Kritik Pemberitaan Poligami Eyang Subur
Perempuan tidak bisa memproleh hak-haknya dan seringkali mendapatkan beban dari putusnya perkawinan
Mantan Pemain Manchester United Tutup Usia
Dia telah memperkuat MU sebanyak 271 kali, mencetak 17 gol
WNI Dihukum Gantung di Malaysia
Nur Dania menemui ajal setelah disiksa oleh ibu tirinya selama tiga bulan
2015, Final Liga Champions di Berlin, Final Liga Europa di Polandia
Pertandingan final Liga Champions tersebut akan diadakan di Stadion Olimpiade



