SOSIAL

Kamis, 21/02/2013, 03:57
Tiga Kecamatan di Pulang Pisau Direndam Banjir

SOSIAL Banjir
 

tiga-kecamatan-di-pulang-pisau-direndam-banjir Ilustrasi/dok
BERITA TERKAIT
 
Banjir musiman melanda delapan desa di tiga kecamatan di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, dan merendam sebagian rumah, lahan pertanian, serta perkebunan warga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pulang Pisau, Suhaemi, di Pulang Pisau Rabu (20/2) mengatakan banjir yang terjadi tersebut sudah berlangsung selama empat hari terakhir.

"Anggota BPBD Kabupaten Pulang Pisau saat ini sedang melakukan pendataan dan pemantauan ke lokasi banjir musiman di tiga kecamatan itu," katanya.

Berdasarkan laporan sementara, desa yang terlanda banjir antara lain Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sebangau Kuala.

Kemudian Desa Tanjung Sanggalang, Desa Penda Barania, Desa Balukon, Desa Bereng Rambang dan Desa Tahawa di Kecamatan Kahayan Tengah serta dua desa yaitu Tangkahen dan Desa Bawan di Kecamatan Banama Tingang.

"Saat ini banjir yang terjadi di tiga kecamatan dipantau langsung oleh BPBD Pulang Pisau dan sudah ada posko bencana di kecamatan itu," ujarnya.

Ia mengatakan selama empat hari belakangan ini banjir sudah mulai terlihat merendam perumahan warga, lahan sawah dan perkebunan milik warga dengan ke tinggian berkisar 20 hingga 30 centi meter karena naiknya air dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan dan belum dikategorikan bencana alam.

"Kondisi banjir tersebut belum bisa disebut dengan bencana alam, sebab bisa saja air mengalami penurunan dan surut kembali dalam beberapa hari kedepan," katanya.

Selain itu, BPBD Kabupaten Pulang Pisau juga sedang memantau daerah rawan pangan terutama di daerah pesisir pantai di Kecamatan Kahayan Kuala dan Sebangau Kuala yang saat ini tinggi gelombang masih dalam ambang batas, katanya. (fat/at)

Berita Terbaru

Real Madrid Masih Berjaya di Puncak Klasemen
Hasil-hasil pertandingan dan klasemen Liga Spanyol pada Minggu (23/11/2014):

Hari Ini, Ahok Teken Pergub Kenaikan Tarif Angkot
Sekda DKI Jakarta, Saefullah, mengaku menyetujui usulan kenaikan tarif hasil kesepakatan dari Dinas Perhubungan, Organisasi Angkutan Daerah (Organda), dan Dewan Transportasi Kota Jakarta.

Pengamat: HM Prasetyo Mesti Berani Restorasi Kejaksaan
"Jika dia tak mampu melakukan perubahan dalam pemberantasan korupsi, lebih baik kejaksaan tanpa Jaksa Agung."

Waspada! 21 Persen Makanan di Jakarta Tidak Layak Konsumsi
Kepala BBPOM DKI, Dewi Prawitasari mengatakan,perngecekan terhadap 31 pasar itu dilakukan sejak Januari hingga Oktober 2014.

Timnas Indonesia Siap 100 Persen
Jumat petang Firman Utina dan kawan-kawan hanya melakukan latihan ringan selama satu jam.