INTERNASIONAL

Senin, 11/03/2013, 15:18
Konflik Malaysia vs Filipina, TKI Dijamin Aman di Pengungsian

INTERNASIONAL Bentrok, Sabah, Malaysia, Filipina
 

konflik-malaysia-vs-filipina-tki-dijamin-aman-di-pengungsian Ilustrasi/ist
BERITA TERKAIT
 
Konsulat Jenderal RI Sabah (KJRI Sabah), Malaysia Soepeno Sahid mengatakan, segala kebutuhan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Sabah Malaysia yang masih berada di lokasi pengungsian menjadi jaminan pemerintah Malaysia.

"Kebutuhan TKI yang masih ditampung tersebut tetap dijamin oleh Kantor Permakanan Malaysia dan pihak perusahaan tempatnya bekerja sehingga tidak dikhawatirkan terjadi hal-hal yang tidak dikehendaki," demikian ditegaskan Soepeno, di Kota Kinabalu, Senin (11/3).

Menurut dia, walaupun TKI yang jumlahnya mencapai 1.200 orang tersebut belum dapat bekerja tetapi pihak perusahaan telah berkoordinasi dengan KJRI Sabah dan berjanji akan tetap memberikan gaji sebagaimana mestinya sesuai dengan penghasilan yang diperolehnya sewaktu bekerja setiap bulan.

Ia menambahkan, selain kebutuhan sehari-hari TKI yang dijamin, pemerintah Malaysia dan pihak perusahaan juga tetap memberikan bantuan kesehatan, obat-obatan dan kebutuhan air bersih.

"Mengenai kebutuhan sehari seperti makan minum, kebutuhan air bersih dan kesehatan dalam jaminan pemerintah Malaysia dan pihak perusahaan," kata Soepeno, Senin.

Selain itu, terkait kondisi sehari-hari dan kebutuhan para TKI yang berada dalam pengungsian saat ini KJRI Sabah senantiasa selalu memantau perkembangannya dan berkoordinasi dengan aparat keamanan dan pemerintah Malaysia.

KJRI Sabah bukan hanya memantau perkembangan keamanan bagi TKI yang dungsikan, tetapi kepada seluruh WNI yang tidak terkena dampak dari krisis keamanan di Sabah melalui komunikasi rutin dengan pihak keamanan dan pemerintah Malaysia di Sabah, katanya. (fat/ab)

Berita Terbaru

Ini Menteri Baru Kabinet Kerja Jokowi-JK
Pejabat baru ini, langsung dilantik Presiden Jokowi pada pukul 14.00 WIB di Istana Negara, dan selanjutknya langsung bekerja.

Aniaya Pembantu, Putra Mantan Wapres Cuma Dituntut 2 Tahun
Dakwaan primer Pasal 90 KUHP tentang luka berat, menurut JPU Wahyu, tidak terbukti dan tidak terpenuhi.

NU dan Muhammadiyah Sepakat Menolak Radikalisme
“Kami ‎menghimbau agar masyarakat Indonesia tidak terpancing dengan upaya-upaya provokasi."{

Bupati Barru Titip Harapan ke Perantau
Selamat berkumpul bersama keluarga. Idi silessurengku sibawa anak-anakku yang balik ke tanah rantau, salama'ki lettu kampongna tauwwe

Jayabaya Mantap Dukung Wahidin Halim
Mun masyarakat masih nurut, pilih Wahidin Halim Jang Gubernur