SOSIAL

Senin, 25/03/2013, 11:45
Kronologi Penyerbuan Lapas Cebongan Sleman Yogyakarta

SOSIAL bentrok, Polri, penjara
 

kronologi-penyerbuan-lapas-cebongan-sleman-yogyakarta
BERITA TERKAIT
 
Lembaga pemasyarakatan (lapas) Cebongan, Sleman, Yogyakarta telah diserbu oleh belasan orang tak dikenal, yang mengakitbat empat tahanan tewas.

Menurut keterangan dari Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta, Brigjen Polisi Sabar Raharjo mengatakan, penyerbuan tersebut terjadi pada Sabtu dinihari sekitar pukul 02:00 WIB.

“Penyerangan dilakukan oleh sekitar 17 orang. Mereka masuk ke lapas dengan cara melompat pagar,” ujarnya.

Dia menuturkan, setelah masuk kedalam lapas, para gerombolan tersebut memaksa sipir untuk memberitahu lokasi sel keempat tahanan yang terlibat kasus pengeroyokan di Hugo`s Cafe, Sleman.

“Mereka sempat menodongkan senjata api, dan memaksa petugas Lapas Cebongan menunjukkan kunci sel. Empat orang tewas dengan luka tembak. Nanti akan diidentifikasi di laboratorium forensik,” katanya.

Selain itu, Sabar juga menuturkan bahwa pelaku penyerbuan tersebut telah membawa semua CCTV yang ada di lapas. Akibatnya hingga kini pihaknya belum bisa mengidentifikasi para pelaku penyerbuan tersebut.

Sedangkan dalam penyerbuan itu, seorang petugas Lapas Cebongan sempat dipukul, saat dimintai kunci sel dari empat tersangka tersebut.

Sementara seorang sumber di Lapas Cebongan yang tak ingin disebutkan namanya menuturkan bahwa gerombolan penyerang sempat menembaki pintu lapas, dan meledakkannya dengan granat.

Usai itu, mereka yang berhasil masuk ke lapas langsung meminta sipir menunjukan sel empat pelaku penganiayaan yang merupakan tiitpan polisi tersebut.

Tanpa basa-basi, gerombolan itu langsung menembak keempat tahanan itu hingga tewas.

Tak ada yang menyangka peristiwa saling pandang di Hugo's Café itu berakibat pada penusukan dan kemudian berakhir pada drama penyerbuan sebuah penjara.

Korban tewas penusukan adalah anggota Komando Pasukan Khusus Grup II Kandang Menjangan, Surakarta, Sersan Satu Santoso, 31 tahun. Korban tewas penyerbuan adalah Adrianus Candra Galaja, 24 tahun; Gameliel Yermiyanto (33); Yohanis Juan Manbait (37); dan Hendrik Sahetapy (38).(Cha/Aks/At)

Berita Terbaru

Pasar Skutik di Indonesia Masih Tinggi
Produk ini menjadi pilihan utama dan dipercaya oleh konsumen Indonesia terutama di kalangan anak muda dan para wanita.

Kemacetan di Jakarta Sulit Terurai
Rasio jumlah penduduk mencapai 9,6 juta jiwa dan kepadatan penduduk 13.000 Km per meter persegi.

PKS Tak Ragu Wujudkan Poros Partai Islam
"Di PKS tidak pernah ragu membuat poros. Mereka (ormas Islam) menyampaikan aspirasi, kami menghendaki parpol Islam bersatu," katanya.

Gempa 7,5 SR Guncang Mexico
Gempa berkekuatan 7,5 Skala Richter (SR) telah mengguncang bagian tengah dan selatan Mexico.

Parkir Liar Menjamur, Sudinhub: Segera Kita Tertibkan
Parkir liar di Jakarta Pusat kembali marak. Sejumlah lokasi kembali dipenuhi kendaraan yang parkir.