KESEHATAN

Selasa, 12/03/2013, 19:15
Pentingnya Menjaga Miss V saat Menstruasi

KESEHATAN kesehatan
 

pentingnya-menjaga-miss-v-saat-menstruasi Ilustrasi / Internet
BERITA TERKAIT
 
Walaupun tampak sepele, hal-hal berikut bisa jadi berbahaya jika tak benar-benar diperhatikan!

Rajin Ganti Pembalut
Saat menstruasi, ganti pembalut setiap 2-4 jam sekali. Pasalnya, cairan yang tertampung di pembalut, baik darah maupun keringat, menciptakan kelembaban yang sangat disukai oleh kuman.

Ini dapat memicu iritasi dan keputihan yang tidak normal, keputihan tak normal adalah penyebab utama infertilitas di Indonesia.

Bilas dengan Benar
Bersihkan Miss Cheerful dari depan ke belakang agar kuman yang terdapat di bagian dekat anus tidak berpindah ke depan. Cara ini juga berlaku saat mengeringkannya ya. Dan bila Anda ingin mengulang saat mengering sisa air di organ intim, jangan lupa lipat kain pengeringnya agar tidak mengulang di tempat yang sama.

Pentingnya Cuci Tangan
Anda pasti sudah terbiasa mencuci tangan setelah memegang daerah kewanitaan. Namun mulai sekarang, ada baiknya Anda juga coba membiasakan diri untuk mencuci tangan sebelum menyentuh Miss Cheerful. Jangan sampai, organ intim Anda terinfeksi akibat tangan Anda yang kotor. (ang)

Berita Terbaru

Polda Metro Siap Amankan Event Jakarta Marathon 2014
""ersama panitia, kita mengantisipasi adanya ancaman, gangguan dan kemungkinan sabotase."

Real Madrid Vs Barcelona, Ancelotti Yakin Menang
"Selalu sulit untuk bermain melawan Barca, tapi saya yakin kami akan bermain dengan baik. Tim ini telah pulih."

Boni Hargens Apresiasi Langkah Jokowi Libatkan KPK dan PPATK
Jokowi memperlihatkan keseriusannya dalam mewujudkan kabinet bersih. Tidak ada yang salah dengan semua itu.

Tiga Rektor Ditimang Jadi Menteri Pendidikan?
Presiden Joko Widodo memanggil Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan dan Rektor UGM Pratikno. Mungkinkah diantara keduanya bakal menjadi Menteri di Kabinet Trisakti?

Rumah Dinas Gubernur DKI Jadi Destinasi Wisata
Kebijakan itu diambil Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama setelah dirinya memutuskan tidak akan menetap di rumah bergaya kolonial Belanda tersebut.