ANEH

Rabu, 19/06/2013, 22:45
Bagaimana Wajah Manusia Seratus Ribu Tahun Yang Akan Datang?

ANEH Aneh
 

bagaimana-wajah-manusia-seratus-ribu-tahun-yang-akan-datang Wajah manusia 100.000 tahun lagi
BERITA TERKAIT
 
Pernahkah kamu membayangkan bagaimana wajah manusia 100.000 tahun mendatang? Dengan bantuan teknologi, ilmuwan mampu memprediksi perubahan wajah manusia nantinya.

Seperti dilansir MyVoucherCodes, seniman Nickolay Lamm berdiskusi dengan Alan Kwan, doktor di bidang computational genomics dari Washington University kemudian membuat ilustrasi wajah manusia dalam beberapa puluh ribu tahun mendatang.

Kwan percaya, evolusi masa depan akan lebih dikontrol oleh manusia yang berupaya beradaptasi dan mencukupi kebutuhannya. Dahi akan semakin lebar karena otak makin besar.

Wajah manusia akan lebih terlihat tegas, punya hidung yang lurus berlubang besar agar perpanasan lebih mudah, mata yang tajam dan menjadi lebih besar karena diprediksi akan hidup di lingkungan yang lebih redup jaduh dari Matahari.

Sementara itu, kulit manusia akan mengalami pigmentasi lebih untuk melindungi dari sinar UV. Alis akan menjadi lebih tebal dan tulang di bawahnya akan menjadi lebih tegas sebagai efek gravitasi rendah. Selain itu, rambut manusia akan lebih lebat untuk mencegah hilangnya panas. (ang)

Berita Terbaru

Jokowi Bakal Kunjungi Tiga Negara ASEAN
Presiden Joko Widodo dijadwalkan berkunjung ke tiga negara ASEAN yakni Malaysia, Brunei Darussalam, dan Filipina pada 5-9 Februari 2015 untuk tujuan utama meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi.

PNS DKI Telat Absen Bakal Kena Potongan
Sebab, Pemprov DKI telah menyiapkan sanksi tegas bagi pegawai yang melakukan tindakan indisipliner.

Bambang Gunawan Tak Akan Penuhi Panggilan KPK
"Sampai putusan praperadilan, kami tidak akan memenuhi panggilan KPK,"

Soal Saksi untuk Budi Gunawan, KPK Bakal Konsultasi ke Presiden
Beredar kabar, tidak hadirnya saksi dari Kepolisian karena adanya Telegram Rahasia (TR)

Jokowi Ngaku Didukung Prabowo
"Beliau menyampaikan dukungan penuhnya kepada pemerintahan sekarang,"