SOSIAL

Senin, 10/06/2013, 12:22
Kantor DPRD Jabar Direndam Banjir

SOSIAL Banjir
 

kantor-dprd-jabar-direndam-banjir Ilustrasi/dok
BERITA TERKAIT
 
Sekitar 12 ruangan yang berada di lantai dasar Gedung DPRD Jawa Barat, Kota Bandung, terendam banjir, akibatnya seluruh arsip dan peralatan kantor di gedung tersebut juga terendam air.

"Kejadiannya Sabtu (8/6). Hujan di Bandung kan deras banget. Air jadinya masuk ke ke sini sekitar jam 1 siang," kata salah seorang PNS di Sekretariat DPRD Jawa Barat, Uus, Senin (10/6).

Menurut dia, tergenangnya lantai dasar Gedung DPRD Jabar oleh air merupakan kali pertama terjadi.

"Selama saya kerja di sini, kejadian ini baru pertama kali. Kalau pun banjir paling cuma di depan ruangan saja, dekat tangga pembatas. Nggak sampai ke dalam," kata dia.

Ruangan yang tergenangi air dengan ketinggian sekitar 50 cm tersebut di antaranya Ruang Tata Usaha Kepegawaian, Ruang Arsip, Ruang Umum dan Administrasi, Mushola, Koperasi Karyawan dan Ruang Keamanan Dalam.

Saat ini, sejumlah petugas kebersihan dan PNS di DPRD Jawa Barat mulai membersihkan ruangan yang tergenang air tersebut.

Selain itu, mereka juga menjemur sejumlah surat, arsip penting dan peralatan lainnya yang tergenang air di taman Gedung DPRD Jabar. (aef/an)

Berita Terbaru

Polda Metro Siap Amankan Event Jakarta Marathon 2014
""ersama panitia, kita mengantisipasi adanya ancaman, gangguan dan kemungkinan sabotase."

Real Madrid Vs Barcelona, Ancelotti Yakin Menang
"Selalu sulit untuk bermain melawan Barca, tapi saya yakin kami akan bermain dengan baik. Tim ini telah pulih."

Boni Hargens Apresiasi Langkah Jokowi Libatkan KPK dan PPATK
Jokowi memperlihatkan keseriusannya dalam mewujudkan kabinet bersih. Tidak ada yang salah dengan semua itu.

Tiga Rektor Ditimang Jadi Menteri Pendidikan?
Presiden Joko Widodo memanggil Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan dan Rektor UGM Pratikno. Mungkinkah diantara keduanya bakal menjadi Menteri di Kabinet Trisakti?

Rumah Dinas Gubernur DKI Jadi Destinasi Wisata
Kebijakan itu diambil Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama setelah dirinya memutuskan tidak akan menetap di rumah bergaya kolonial Belanda tersebut.