HUKRIM

Kamis, 18/07/2013, 19:01
Jadi Kurir Ganja, Pedagang Sayur Ditangkap di Medan

HUKRIM Narkoba
 

jadi-kurir-ganja-pedagang-sayur-ditangkap-di-medan Ilustrasi / ist
BERITA TERKAIT
 
Petugas Reskrim Polsekta Medan Timur menangkap seorang kurir narkoba jenis ganja bernama Muhammad Khoidir (32) di Jalan Sisingamangaraja, dekat Masjid Raya Medan, Sumatra Utara, pada Rabu (17/7) malam kemarin. Dari tangan tersangka, petugas menyita tas ransel berisi ganja kering asal Aceh seberat 10 kilogram.

"Semula kita mendapat informasi dari masyarakat mengenai adanya pengiriman ganja dari Aceh ke Medan," kata Kapolsek Medan Timur, AKP Efianto, Kamis (18/7).

Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan pengembangan sehingga mendapatkan profil tersangka. Setelah informasi valid, petugas kemudian menghentikan laju sepeda motor Smash berplat BK 6633 ACK yang dikendarai tersangka di lokasi penangkapan.

Saat ditangkap, tersangka tak bisa mengelak karena petugas mendapati 10 bungkus berisi 10 kilogram ganja. Saat diperiksa, warga Jalan Bambu, Bandar Klippa, Percut Sei Tuan, Deliserdang, itu mengaku membawa ganja tersebut dari Aceh.

"Kita mengamankan tersangka ini, berikut barang bukti 10 kilogram daun ganja kering. Ganja tersebut dibawa tersangka dan rencananya akan diedarkan di Medan," ujar Efianto.

Selain itu, pria yang selama ini berdagang sayuran dari Aceh ke Medan ini juga mengaku menjadi kurir ganja untuk memenuhi kebutuhan keluarga menjelang Lebaran. Untuk setiap kilogram ganja yang berhasil dibawanya, tersangka mendapatkan imbalan Rp200 ribu.

Atas perbuatannya, kini tersangka mendekam di Mapolsekta Medan Timur. Petugas kepolisian masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan guna menangkap bandar besar yang memasok tersangka.

"Tersangka dijerat dengan Pasal 112 jo Pasal 114 UU RI Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara minimal 12 tahun dan maksimal pidana penjara seumur hidup. Masih kita lidik dan kembangkan kasus ini," tegas Efianto. (aks)

Berita Terbaru

Pengamat: HM Prasetyo Mesti Berani Restorasi Kejaksaan
"Jika dia tak mampu melakukan perubahan dalam pemberantasan korupsi, lebih baik kejaksaan tanpa Jaksa Agung."

Waspada! 21 Persen Makanan di Jakarta Tidak Layak Konsumsi
Kepala BBPOM DKI, Dewi Prawitasari mengatakan,perngecekan terhadap 31 pasar itu dilakukan sejak Januari hingga Oktober 2014.

Timnas Indonesia Siap 100 Persen
Jumat petang Firman Utina dan kawan-kawan hanya melakukan latihan ringan selama satu jam.

Pemprov DKI Bakal Bangun Underpass di Kota Tua
Underpass yang berada di bawah rel kereta api Jalan Kunir ini diharapkan menjadi jalur alternatif setelah jalur utama di kawasan Kota Tua ditutup tahun depan.

Berton-ton Sampah Diangkut dari Kali Ciliwung
Salah satu lokasi tumpukan sampah akibat banjir kiriman terlihat di kolong Jembatan Rawa Jati, Kalibata, Jakarta Selatan.