SOSIAL

Kamis, 04/07/2013, 19:30
Ketum Muhammadiyah: Kami Mulai Puasa Tanggal 9 Juli 2013

SOSIAL Puasa, 1 Ramadhan 1434 Hijriyah
 

ketum-muhammadiyah-kami-mulai-puasa-tanggal-9-juli-2013 Ketum PP Muhammaddiyah Din Syamsuddin/ist
BERITA TERKAIT
 
Meski belum ada ketetapan dari pemerintah, Ketua Umum (Ketum) Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Din Syamsuddin mengatakan warga Muhammadiyah akan menjalankan ibadah puasa Ramadhan pada Selasa 9 Juli 2013 mendatang.

Hal itu diungkapkan Din seusai acara penyaluran dana kebajikan kepada mitra amal dan sosial di Jakarta, Kamis (4/07). "Sesuai dengan pendekatan yang ditempuh Muhammadiyah dari dulu hingga sekarang, kami mulai puasa tanggal 9 Juli 2013," kata Din.

Din menuturkan, ketentuan 1 Ramadhan dari perspektif Muhammadiyah ditentukan melalui rotasi bulan, bumi dan matahari. Ia menjelaskan, mengacu pada ilmu falaq, habisnya bulan Sya'ban dapat dibaca dari perhitungan peredaran bulan, bumi dan matahari yang pada 8 Juli 2013, pukul 02.00 WIB berada pada garis lurus.

"Itulah pertanda bulan sebelumnya, bulan Sya'ban berakhir," tukas Din.

Din menilai, perhitungan hilal sudah bisa diprediksikan sebelumnya, tanpa dipengaruhi oleh faktor alam lainnya. "Maka ini tidak perlu dilihat lagi dan dikaitkan dengan iklim tropis, perubahan cuaca ataupun pemanasan global. Kapan awal puasa pada 100 tahun yang akan datang juga sudah bisa diprediksi karena pendekatannya eksak," terang Din.

Ramadhan kali ini, Din melanjutkan, akan berlangsung selama 30 hari, sebab bulan sebelumnya yaitu Sya'ban hanya 29 hari. Jadi warga Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal atau Idul Fitri 1434 Hijriyah jatuh pada Kamis, 8 Agustus 2013. (ali)


Fery   2013-07-08 19:12:48
Berpuasa adalh menjalani kewajiban sebagay umat islam . Wajib berpuasa okk .
Fraijer   2013-07-08 09:04:08
Jadi harus ikut yang mana ni !

Kirim Komentar Anda


Komentar

Berita Terbaru

Jokowi Bakal Kunjungi Tiga Negara ASEAN
Presiden Joko Widodo dijadwalkan berkunjung ke tiga negara ASEAN yakni Malaysia, Brunei Darussalam, dan Filipina pada 5-9 Februari 2015 untuk tujuan utama meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi.

PNS DKI Telat Absen Bakal Kena Potongan
Sebab, Pemprov DKI telah menyiapkan sanksi tegas bagi pegawai yang melakukan tindakan indisipliner.

Bambang Gunawan Tak Akan Penuhi Panggilan KPK
"Sampai putusan praperadilan, kami tidak akan memenuhi panggilan KPK,"

Soal Saksi untuk Budi Gunawan, KPK Bakal Konsultasi ke Presiden
Beredar kabar, tidak hadirnya saksi dari Kepolisian karena adanya Telegram Rahasia (TR)

Jokowi Ngaku Didukung Prabowo
"Beliau menyampaikan dukungan penuhnya kepada pemerintahan sekarang,"