HUKRIM KORUPSI

HUKRIM

Kamis, 25/07/2013, 16:28
Ngaku Polisi, Pembina Satpam Modern Hill Ditangkap

HUKRIM Polisi Gadungan
 

ngaku-polisi-pembina-satpam-modern-hill-ditangkap Ilustrasi / ist
BERITA TERKAIT
 
Petugas Subdit Resmob Polda Metro Jaya menangkap Eko Unggul Widodo, polisi gadungan yang mengaku berpangkat brigadir, di Perumahan Modern Hill, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, pada Selasa (23/7) lalu, sekitar pukul 07.00 WIB.

"Yang bersangkutan mengaku sebagai anggota Resmob dan berpura-pura menjadi pembina sekuriti," kata Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Adex Yudiswan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (25/7).

Adex menuturkan, Eko melakukan pembinaan kepada para petugas keamanan, seperti pelatihan dasar, pelatihan baris berbaris, dan memberikan arahan-arahan layaknya seorang polisi. Dari pelatihan tersebut, Eko mendapatkan keuntungan sebesar Rp3 juta.

Penangkapan bermula dari anggota Propam menaruh curiga kepada Eko lantaran memakai seragam dinas ketika melakukan pembinaan satpam di Perumahan Modern Hill. Padahal, tidak ada anggota Resmob yang menggunakan seragam dinas.

"Anggota kami segera datang ke TKP. Ketika ditanya, Widodo tidak memiliki kartu anggota, dan tidak kenal dengan rekan polisi di kesatuan lain," ujar Adex.

Eko mengaku membeli perlengkapan polisi di Pasar Senen, Jakarta Pusat, dengan harga Rp200 ribu. "Kemudian senjata airsoft gun diberikan dari rekannya," ungkap Adex.

Sampai saat ini, belum diketahui adanya laporan kerugian aksi kejahatan seperti penipuan dan lainnya. "Kalau ada masyarakat yang merasa dirugikan atas perbuatan pelaku, hubungi kami," imbau Adex. (aks)

Berita Terbaru

Terdakwa Penipuan Divonis 18 Bulan, JPU Banding
"Kami nyatakan banding ke Pengadilan Tinggi DKI,"

Dua Rumah Warga Tertimpa Pesawat Latih TNI AU
Sebelum jatuh menukik ke kawasan padat penduduk, pesawat sempat berputar dan mengeluarkan asap hitam.

Jokowi: Pers Jangan Terjebak Membuat Berita Sensasional
''Bayangkan ada berita judulnya 'Indonesia diprediksi akan hancur,"

28 Kilogram Sabu Dimusnahkan BNN
"Dari seluruh kasus itu juga, kami meringkus delapan pelaku,"

Besok, Ahok Bersaksi di Pengadilan Tipikor
"Saya memang diminta jaksa menjadi saksi yang memberatkan,"