METRO

Selasa, 09/07/2013, 13:11
Pembangunan RSUD Pasar Minggu Bakal Telan Dana Rp500 Miliar

METRO RSUD, KJS
 

pembangunan-rsud-pasar-minggu-bakal-telan-dana-rp500-miliar Jokowi dan Dien Emawati
BERITA TERKAIT
 
Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di Jakarta Selatan, Pemprov DKI Jakarta akan segera membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu.  

Jika Peraturan Gubernur (Pergub) sudah dikeluarkan maka akan segera dilakukan lelang. Sehingga bisa ditentukan pemenangnya untuk melakukan pembangunan fisik.

"Sekarang lagi proses untuk pergub, kemudian lelang. Targetnya menunggu lelang dulu dan membutuhkan waktu sekitar dua bulan," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dien Emawati, di Balaikota, Selasa (9/7).

Untuk pembangunan rumah sakit ini, kata Dien, Pemprov DKI Jakarta akan mengucurkan anggaran sebesar Rp500 miliar. Dana tersebut dialokasikan murni dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

Spesifikasi kelas, lanjut Dien, RSUD Pasar Minggu berbeda dengan RSUD di wilayah lain, sebab RSUD Pasar Minggu ini akan memperbanyak ruang kelas III untuk pasien Kartu Jakarta Sehat (KJS).

"Rencananya Pak Gubernur akan mengubah ruang kelas II menjadi ruang kelas III. Jadi perbandingannya 75:25 persen. RSUD memang diperuntukkan bagi warga DKI yang kurang beruntung," ujar Dien. (ags)


Belum Ada Komentar Buat Berita Ini

Kirim Komentar Anda


Komentar

Berita Terbaru

Madrid Juara International Champions Cup 2015
Duel adu penalti terpaksa digelar setelah kedua tim bermain imbang 0-0 selama 90 menit.

810 Pasangan Calon Kepala Daerah Daftar ke KPU
Dari jumlah tersebut, 20 pasangan merupakan calon gubernur dan wakil gubernur, yaitu dua pasangan perseorangan dan 18 pasangan dari partai politik, yang akan mengikuti pilkada di sembilan provinsi.

Kemarau di Jakarta Diprediksi hingga Oktober
Sedangkan musim hujan di Jakarta diprediksi baru akan terjadi pada bulan November mendatang.

Jawa Barat Siaga Kekeringan
Pemerintah Provinsi Jawa Barat siaga mengantisipasi kemungkinan terjadi bencana kekeringan hingga Desember 2015.

Siswa Tak Boleh Jadi Panitia Orientasi Sekolah
Para siswa senior hanya diperkenankan membantu dibawah pelaksanaan MOPDB dibawah pengawasan guru dan kepala sekolah