HUKRIM KORUPSI

HUKRIM

Kamis, 19/09/2013, 17:27
Agar Tidak Mengantuk, Anggota DPRD Lebak Banten Nyabu

HUKRIM DPRD, Narkoba
 

agar-tidak-mengantuk-anggota-dprd-lebak-banten-nyabu Ilustrasi/ist
BERITA TERKAIT
 
Petugas Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung menangkap AS (38), anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak, Banten. Anggota Dewan terhormat dari Partai Barisan Nasional itu tertangkap basah sedang mengonsumsi narkoba jenis sabu.

Kepada petugas, AS menuturkan, dirinya mengonsumsi sabu agar tidak mengantuk ketika sedang melakukan rapat bersama para wakil rakyat lainnya.
 
"Kenapa pakai itu (sabu) karena biar enggak ngantuk waktu rapat," kata AS, Kamis (19/9).

AS menambahkan, hampir setiap menjelang rapat dirinya mengonsumsi sabu. Barang haram tersebut didapat dengan cara membeli di Jakarta dari seseorang berinisial RD yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Untuk satu paket kecil sabu, saya membelinya dengan harga Rp350 ribu. Tapi terakhir saya membelinya secara patungan dengan FF," ungkap AS.

Sebelumnya, AS tertangkap basah sedang mengonsumsi sabu bersama FF di salah satu hotel di Jalan Buahbatu, Kota Bandung, pada 4 September 2013, sekitar pukul 02.30 WIB. Petugas terlebih dahulu menangkap FF di parkiran hotel kemudian menangkap AS di dalam kamar hotel.

"Ketika menangkap AS, di kamar hotelnya kami menemukan barang bukti berupa 0,4 gram sabu dalam bungkus plastik bening. Sedangkan dari hasil tes urine, AS dan FF positif mengonsumsi sabu," kata Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Bandung, AKBP Agus Dwi Hermawan. (aks)

Belum Ada Komentar Buat Berita Ini

Kirim Komentar Anda


Komentar

Berita Terbaru

Djarot Yakin Memenuhi Syarat
Kalau ada yang belum lengkap, kami akan melengkapi. Kami berusaha untuk melengkapi semua berkas,"

Selasa, Batas Akhir Penyerahan Revisi Syarat Balon Cagub DKI
"Seandainya ada ada syarat yang tidak terpenuhi dari calon, kita akan beritahukan kepada parpol untuk mencari calon pengganti"

PN Jaksel Belum Tetapkan Jadwal Sidang Praperadilan Irman Gusman
Kuasa hukum Irman Gusman mengatakan, pihaknya memiliki bukti adanya kesalahan prosedur KPK dalam OTT tersebut.

Anies Minta Pendukungnya Tak Gunakan Isu SARA
Partai Gerindra dan PKS, sepakat tak menggunakan isu SARA.

Liverpool Punya Modal Raih Trofi Liga Inggris
"Ini perjalanan yang panjang, kami akan terus berjuang untuk meraih trofi,"