TRAVEL SOSIAL PENDIDIKAN GAYA HIDUP BERITA ANDA KONGKOW METRO ROAD TO GERMANY

KONGKOW

Rabu, 14/05/2014, 15:21
Bayi Meninggal di Rumah Sakit, Keluarga Dihadiahi 'Gaun Malikat'

KONGKOW
 

bayi-meninggal-di-rumah-sakit-keluarga-dihadiahi-gaun-malikat foto: australiaplus
 
Rasa kehilangan mendalam cenderung dirasakan semua orang saat si buah hati yang dilahirkan meninggal dunia. Apalagi, bayi yang meninggal adalah anak pertama.

Tergerak untuk menguatkan hati para orang tua yang berduka, sebuah organisasi bernama Gaun Malaikat di Sydney, Australia, mengubah gaun pengantin yang disumbangkan menjadi gaun cantik untuk bayi-bayi yang meninggal di rumah sakit.

Dalam sebulan terakhir organisasi ini telah memberikan banyak gaun mungil cantik ke rumah sakit-rumah sakit dan menghadiahkannya kepada orang tua yang kehilangan bayi mereka.

"Gaun-gaun itu kami jahit dengan cinta dan kemudian mendonasikannya kepada keluarga yang berduka," Pendiri Gaun Malaikat, Fiona Kirk, seperti dilansir australiaplus, Kamis (14/5).

Seorang bidan menelpon Fiona Minggu malam dan menanyakan apakah dia memiliki gaun yang cocok untuk bayi yang baru lahir.

"Bidan itu berurai air mata menangis ketika melihat gaun tersebut, karena dengan mengenakan gaun itu bayi tersebut benar-benar terlihat seperti malaikat,"

Keluarga bayi yang meninggal bisa memilih baju untuk bayi mereka sendiri.

"Gaun ini memberikan mereka kekuatan untuk meninggalkan rumah sakit karena hal itu merupakan pengalaman yang traumatis meninggalkan bayi mereka di rumah sakit,” kata Fiona kepada Richard Glover. (ag)

Berita Terbaru

Vettel Juara GP Australia
"Hari ini sangat indah. Terima kasih semuanya,"

Polres Jakbar Telusuri Kasus Narkoba Ridho Rhoma
Saat digeledah di mobilnya kami temukan satu paket shabu seberat 0,76 gram

Susanto, Pemilik 30 Kilogram Shabu Dituntut Mati
Pekerjaan terdakwa, termasuk jaringan Internasional (antar Negara) dan bertentangan dengan program pemerintah Indonesia

Jamu Valencia, Peluang Barca Raih Poin Penuh
Kemenangan jadi kewajiban untuk kami, guna menjaga potensi untuk menelikung Madrid di klasemen

Menerima Shabu 500 Gram, Juwita Divonis Penjara 12 Tahun
"Terima kasih Bapak Hakim. Saya menerima putusan 12 tahun penjara ini,"