HUKRIM KORUPSI

KORUPSI

Senin, 26/09/2016, 21:55
Ariesman Sebut Sanusi Minta Uang untuk Pencalonan Gubernur

KORUPSI Pn Jakpus, Sanusi, Suap
 

ariesman-sebut-sanusi-minta-uang-untuk-pencalonan-gubernur mantan Ketua Komisi D DPRD dari Fraksi Partai Gerindra M Sanusi
BERITA TERKAIT
 
Mantan Direktur Utama PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjadja mengaku, dirinya memberi uang sebesar Rp2 miliar kepada Mohamad Sanusi yang akan maju sebagai calon gubernur DKI.

"Saya janjikan Rp2 miliar untuk membantu dia menjadi calon gubernur," ungkap Ariesman, saat bersaksi dalam persidangan dugaan suap Raperda Reklamsi Pantai Utara Jakarta dengan terdakwa mantan Ketua Komisi D DPRD dari Fraksi Partai Gerindra Mohamad Sanusi, Senen (26/9) di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Ketika JPU mengejar dengan pertanyaan soal uang Rp5 miliar yang diminta Sanusi melalui asisten pribadi Ariesman, Trinanda Prihantoro, Arieman mengaku lupa.      
 
"Trinanda hanya menyampaikan Pak Sanusi ingin bertemu, mengenai uang Rp5 miliar saya tidak ingat. Kebetulan saya sering jalan-jalan dengan beliau," ucap Ariesman.

Ditambahkan Ariesman, dirinya bertemu dengan Sanusi hanya untuk membahas soal pembahasan pencalonan Sanusi sebagai gubernuri.

"Apakah terdakwa pernah meminta Rp10 miliar kepada saksi?" tanya JPU KPK Ronald Worotikan.

"Tidak pernah," jawab Ariesman.
     
Dalam kasus ini, JPU KPK menjerat Sanusi dengan Pasal 12 huruf a atau Pasal 11 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Selain itu, Sanusi juga didakwa dengan Pasal 3 UU No 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. (Dom/ant)
 

Berita Terbaru

Vettel Juara GP Australia
"Hari ini sangat indah. Terima kasih semuanya,"

Polres Jakbar Telusuri Kasus Narkoba Ridho Rhoma
Saat digeledah di mobilnya kami temukan satu paket shabu seberat 0,76 gram

Susanto, Pemilik 30 Kilogram Shabu Dituntut Mati
Pekerjaan terdakwa, termasuk jaringan Internasional (antar Negara) dan bertentangan dengan program pemerintah Indonesia

Jamu Valencia, Peluang Barca Raih Poin Penuh
Kemenangan jadi kewajiban untuk kami, guna menjaga potensi untuk menelikung Madrid di klasemen

Menerima Shabu 500 Gram, Juwita Divonis Penjara 12 Tahun
"Terima kasih Bapak Hakim. Saya menerima putusan 12 tahun penjara ini,"