MENUJU RI 1

POLITIK

Sabtu, 24/09/2016, 14:55
Besok, Cagub dan Cawagub Jalani Tes Narkoba di BNN

POLITIK Pilkada DKI, KUPD DKI, Tes Kesehatan
 

besok-cagub-dan-cawagub-jalani-tes-narkoba-di-bnn Ketua KPUD DKI Jakarta Sumarno
BERITA TERKAIT
 
Setelah menjalani tes kesehatan di Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Mintohardjo, Jakarta Pusat, tiga pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI bakal menjalani psikotes dan tes narkoba di Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta Timur, Minggu (25/9) besok.

Menurut Ketua KPUD DKI Jakarta Sumarno,  tes kesehatan an tes narkoba wajib diikuti oleh pasangan bakal cagub-cawagub yang sudah mendaftar ikut Pilkada DKI Jakarta 2017.

Dalam proses pemeriksaan narkoba, jelas Sumarno, akan dilakukan tes urine dan rambut.

"Di BNN itu pemeriksaan yang terkait narkoba termasuk dengan pemeriksaan rambut. Kalau untuk urine itu cuma 24 jam kita bisa. Tapi kalau rambut beberapa bulan yang lampau kita deteksi pengguna narkoba atau tidak," tukasnya.

Ditambahkan Sumarno, hasil tes kesehatan dan narkoba serta psikotes akan diumumkan, Senin (26/9) lusa. Jika ada calon yang tak lolos, lanjut Sumarno, partai pendukung bisa mengganti dengan yang lain.

"Nantinya, sebagai gubernur dan wakil gubernur, mereka diharuskan memenuhi kualifikasi kesehatan baik jasmani dan rohani. Mereka juga harus dinyatakan bebas dari penyalahgunaan narkoba," tandas Sumarno. (aef/gil)


Berita Terbaru

Vettel Juara GP Australia
"Hari ini sangat indah. Terima kasih semuanya,"

Polres Jakbar Telusuri Kasus Narkoba Ridho Rhoma
Saat digeledah di mobilnya kami temukan satu paket shabu seberat 0,76 gram

Susanto, Pemilik 30 Kilogram Shabu Dituntut Mati
Pekerjaan terdakwa, termasuk jaringan Internasional (antar Negara) dan bertentangan dengan program pemerintah Indonesia

Jamu Valencia, Peluang Barca Raih Poin Penuh
Kemenangan jadi kewajiban untuk kami, guna menjaga potensi untuk menelikung Madrid di klasemen

Menerima Shabu 500 Gram, Juwita Divonis Penjara 12 Tahun
"Terima kasih Bapak Hakim. Saya menerima putusan 12 tahun penjara ini,"