HUKRIM KORUPSI

KORUPSI

Kamis, 29/09/2016, 18:26
Istri Hakim Tinggi Maksa Minta Penangguhan Penahanan Saiful Jamil

KORUPSI Saiful Jamil, PN Jakpus, Suap, Ifa Sudewi
 

istri-hakim-tinggi-maksa-minta-penangguhan-penahanan-saiful-jamil Hakim Ifa Sudewi
BERITA TERKAIT
 
Berthanatalia, istri Hakim Tinggi Karel Tupu, yang menjadi anggota tim pengacara Saiful Jamil memaksa Hakim Ifa Sudewi untuk menangguhkan penahanan kliennya.

"Suatu hari Bu Bertha maksa menerobos ke ruangan saya, saya katakan 'Loh Bu ada apa? Jangan ketemu saya', dia katakan Sebentar-sebentar Bu, saya hanya mau mengajukan penangguhan penahanan. Saya sampaikan 'nanti saja diajukan di persidangan'," beber  Ifa saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Kamis (29/9).
 
Ifa yang menjadi ketua majelis hakim persidangan kasus Saipul Jamil, bersaksi untuk ketua tim pengacara Saipul Jamil, Kasman Sangaji, yang bersama-sama dengan Berthalina dan Samsul Hidayatullah didakwa menyuap panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rohadi.

Dalam kesaksiannya, Ifa membantah membuat kesepakatan dengan pengacara Saipul untuk mengurangi vonis hukuman penyanyi dangdut itu dengan imbalan sejumlah uang.

"Tidak pernah menyampaikan ke Bertha berapa vonis Saipul dan tidak pernah mengatakan vonis yang sesuai itu 2-3 tahun," tegas Ifa, yang kini menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri Sidoarjo.

Ifa dijadikan saksi dalam kasus ini, karena di dakwaan disebutkan dia bertemu dan memberikan beberapa arahan kepada Bertha, terkait dengan kasus Saiful Jamil, pada 13 Juni 2016.  

"Apakah saksi pernah berikan arahan agar fokus korban bukan anak-anak?" tanya jaksa penuntut umum KPK Afni Carolina.

"Itu Bertha yang mengatakan sendiri, karena dia mengatakan punya bukti korban bukan anak-anak tapi sudah dewasa jadi dia hanya katakan 'Kami akan mengajukan ini bu', tapi saya tidak menanggapinya biar dia segera pergi," jawab Ifa.

"Apakah pernah mengatakan 'tidak masalah kalau korban bukan anak saya akan bantu seringan-ringannya karena majelis sudah pernah nonton video Saipul Jamil?" sambung Jaksa.

"Tidak pernah saya tidak punya waktu untuk menonton di Youtube dan sebagainya, tidak pernah. Saya juga tidak pernah komunikasi dengan Rohadi baik SMS maupun telepon, " ungkap Ifa.

Ifa juga membantah Rohadi pernah menyampaikan niat untuk memberikan uang kepadanya saat acara pelepasan mantan ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara Liliek Mulyadi sebagai hakim tinggi di Pengadilan Tinggi Sumatera Utara di Medan.

"Kita memang ketemu di Medan, tapi dia tidak ngomong apa-apa padahal itu beberapa hari sebelum putusan, kalau dia niat maka dia akan minta tolong, tapi dia tidak ngomong sama sekali," tandas Ifa.

Dalam kasus ini, pengacara Siaful Jamil, Kasman Sangaji bersama dengan Berthalina dan Samsul Hidayatullah didakwa menyuap Rohadi selaku panitera pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Utara sebesar Rp50 juta untuk mengatur susunan majelis hakim dan menjadi perantara suap Rp250 juta untuk hakim Ifa Sudewi untuk mempengaruhi putusan perkara Saiful. (Mon/ant)

 

Berita Terbaru

Vettel Juara GP Australia
"Hari ini sangat indah. Terima kasih semuanya,"

Polres Jakbar Telusuri Kasus Narkoba Ridho Rhoma
Saat digeledah di mobilnya kami temukan satu paket shabu seberat 0,76 gram

Susanto, Pemilik 30 Kilogram Shabu Dituntut Mati
Pekerjaan terdakwa, termasuk jaringan Internasional (antar Negara) dan bertentangan dengan program pemerintah Indonesia

Jamu Valencia, Peluang Barca Raih Poin Penuh
Kemenangan jadi kewajiban untuk kami, guna menjaga potensi untuk menelikung Madrid di klasemen

Menerima Shabu 500 Gram, Juwita Divonis Penjara 12 Tahun
"Terima kasih Bapak Hakim. Saya menerima putusan 12 tahun penjara ini,"