HUKRIM KORUPSI

KORUPSI

Kamis, 06/10/2016, 20:09
Mantan Ketua PN Jakut Bantah Beri Uang Kepada Rohadi

KORUPSI PN Jakut, Rohadi, Sareh Wiyono
 

mantan-ketua-pn-jakut-bantah-beri-uang-kepada-rohadi Sareh Wiyono usai beri keterangan di KPK
BERITA TERKAIT
 
Sareh Wiyono, mantan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang sekarang menjadi anggota Komisi II DPR-RI dari Fraksi Gerindra, membantah pernah memberikan uang Rp700 juta kepada Rohadi.

"Enggak, enggak ada, enggak benar itu," tukas Sareh, usai diperiksa penyidik KPK sebagai saksi kasus dugaan pencucian uang panitera PN Jakut Rohadi, Kamis (6/10).
    
Sebelumnya, pada persidangan di Pengadian Tipikor Jakarta, 29 September lalu, sopir Rohadi bernama Koko Wira mengungkapkan,  Rohadi pernah mendapat uang Rp700 juta dari Sareh yang diambil dari apartemen Sudirman Mansion.

"Ada 700 (juta) kata Pak Rohadi, itu dari apartemen Sudirman Mansion, kata Pak Rohadi dari Pak Sareh," kata Koko di persidangan.

Uang itu akhirnya ditemukan penyidik KPK saat operasi tangkap tangan terhadap pengacara Saipul Jamil, Berthanatalia Ruruk Kariman dan Rohadi pada 15 Juni 2016.

Bertha saat itu menyerahkan uang Rp250 juta dari kakak Saipul, Samsul Hidayatullah, kepada Rohadi sebagai komisi terkait putusan perkara asusila Saipul.

Untuk perkara terkait Saiful Jamil ini, sekarang sudah dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Penyidik KPK saat ini sedang memeriksa Rohadi terkait kasus dugaan pencucian uang. Untuk kasus ini, Rohadi suah ditetapkan sebagai tersangka. KPK juga sudah menyita satu unit ambulans, satu mobil Mitsubishi Pajero Sport milik Rohadi, satu unit mobil Toyota New Yaris, serta menyegel RS Reysa di Indramayu. (ans/ant)

Berita Terbaru

Vettel Juara GP Australia
"Hari ini sangat indah. Terima kasih semuanya,"

Polres Jakbar Telusuri Kasus Narkoba Ridho Rhoma
Saat digeledah di mobilnya kami temukan satu paket shabu seberat 0,76 gram

Susanto, Pemilik 30 Kilogram Shabu Dituntut Mati
Pekerjaan terdakwa, termasuk jaringan Internasional (antar Negara) dan bertentangan dengan program pemerintah Indonesia

Jamu Valencia, Peluang Barca Raih Poin Penuh
Kemenangan jadi kewajiban untuk kami, guna menjaga potensi untuk menelikung Madrid di klasemen

Menerima Shabu 500 Gram, Juwita Divonis Penjara 12 Tahun
"Terima kasih Bapak Hakim. Saya menerima putusan 12 tahun penjara ini,"