HUKRIM KORUPSI

KORUPSI

Rabu, 30/11/2016, 17:21
Dituntut 6 Tahun Penjara, La Nyalla: Sudah Biar Saja

KORUPSI PN Jakpus, La Nyalla, Korupsi
 

dituntut-6-tahun-penjara-la-nyalla-sudah-biar-saja La Nyalla fokus dengarkan tuntutan Jaksa
BERITA TERKAIT
 
Mantan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur, La Nyalla Mattalitti hanya bisa pasrah dituntut enam tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Didik Farkhan, dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (30/11).

JPU dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur ini menilai, La Nyalla terbukti secara hukum telah menyalahgunaan wewenang untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain, dengan memanfaatkan dana hibah dari Pemprov Jatim dari tahun 2011 hingga 2014 sebesar Rp48 miliar.

Menurut Jaksa, untuk menutupi penggunaan uang yang dipakai untuk membeli saham perdana Bank Jatim, La Nyalla membuat surat pengakuan hutang kepada Kadin Jatim.

Surat tersebut diduga tidak benar, karena materai yang digunakan baru dikeluarkan pada tahun 2014, sedangkan surat hutang dibuat pada 2012.

"Nomor surat tidak teregister. termasuk kuitansi, dan materai ternyata dibuat belakangan. Jadi kami anggap itu tidak ada," tukas Jaksa Didik.

Biar Saja

La Nyalla merasa pertimbangan JPU dalam mengajukan tuntutan terhadap dirinya tidak sesuai dengan fakta di persidangan.

Meski merasa keberatan atas tuntutan ini, namun La Nyalla hanya bisa pasrah sambil berucap,"Ya wajar-lah, namanya jaksa, kan tugasnya menuntut, ya sudah biar saja."   

La Nyalla mengungkapkan, uang yang ia gunakan untuk membeli saham perdana Bank Jatim merupakan peminjaman dan sudah dikembalikan.

Dia menambahka, pertanggungjawaban atas anggaran Kadin telah didelegasikan kepada Wakil Ketua Kadin, yakni Diar Kusuma Putra dan Nelson Sembiring.

"Semuanya telah dilampirkan bukti-bukti administrasi yang jelas," tandasnya. (Mon/Dom)


Berita Terbaru

Strategi JSI Kembali Teruji di Pilkada 2017
Lembaga survei dan konsultan politik Jaringan Suara Indonesia (JSI) kembali mencatatkan kemenangan di pemilihan langsung kepala daerah (pilkada) serentak 2017

Aksi Heroik Pasukan Orange Saat Banjir
Seolah tiada lelah, petugas PPSU terus bekerja dengan keikhlasan,ketulusan dan tanpa pamrih membantu warga Ibukota.

Lurah Pekojan Pantau Genangan di Wilayahnya
Titik banjir sudah tak ada lagi. Genangan yang ada pun kemarin sudah cepat surut,

Arsenal Dibantai Muenchen 5-1
Kemenangan besar Muenchen ini membuat Arsenal sulit melangkah ke babak delapan final

AHY Ngaku Kalah dan Tetap Bersyukur
Saya bangga kepada para pendukung, tetaplah tegar jangan kecil hati. Percayalah semua ada hikmahnya,