HUKRIM KORUPSI

HUKRIM

Selasa, 13/12/2016, 10:31
Ahok Menangis di Persidangan

HUKRIM Ahok, PN Jakut, Penistaan Agama
 

ahok-menangis-di-persidangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)
BERITA TERKAIT
 
Gubernur DKI non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menangis saat mengajukan nota keberatan atas dakwaan JPU dalam persidangan kasus dugaan penistaan agama, Selasa (13/12) di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

Ahok yang duduk sebagai terdakwa, tak mampu menahan air matanya saat memaparkan perjalanan hidupnya dengan keluarga angkatnya Andi Baso Amin.  

"Ayah angkat saya Andi Baso Amin adalah umat Islam yang taat. Dari kecil saya diajarkan untuk tidak menghina agama mana pun. Saya sedih dituduh telah menistakan agama Islam dan menghina alim ulama," tutur Ahok.

Dibeberkan Ahok, dari keluarga besar ayah angkatnya dia banyak mengetahui tentang ajaran Islam. "Saya tak mungkin menghina dan menistakan agama Islam, karena itu berarti saya juga  menghina keluarga besar ayah angkat saya. Itu tak mungkin saya lakukan," ucapnya.

Ahok terlihat beberapa kali terlihat menyeka air matanya, terutama saat berkisah saat ibu angkatnya wafat. "Sebelum wafat, ibu angkat saya berpesan agar saya jad gubernur yang melayani rakyat kecil," kata Ahok.

Dalam kesempatan itu, Ahok juga memaparkan beberapa kebijakannya yang sangat mendukung dan membantu umat Islam sebagai gubernur DKI, antara lain tentang perubahan jam kerja PNS DKI di bulan Ramadhan, memberangkatkan haji untuk pejaga mushala dan guru madrasah serta membangun mesjid di lingkungan Balaikota DKI dan Mesjid Agung Jakarta di daerah Daan Mogot.

Ahok menyatakan, tidak ada niat sedikit pun dalam dirinya untuk menghina alim ulama apalagi menistakan agama Islam dengan mengutip surah Al Maidah saat berdialog dengan warga Kepulauan Seribu.

"Saya tidak berniat menghina alim ulama atau menistakan agama Islam. Kalimat itu saya tujukan kepada oknum elit politik yang sering menggunakan ayat suci dalam persaingan Pilkada DKI," ucap Ahok.

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang dikoordinir Ali Mukartono mendakwa Ahok dengan pasal 156 a huruf a KUHP. (Dom/Her)


Berita Terbaru

Vettel Juara GP Australia
"Hari ini sangat indah. Terima kasih semuanya,"

Polres Jakbar Telusuri Kasus Narkoba Ridho Rhoma
Saat digeledah di mobilnya kami temukan satu paket shabu seberat 0,76 gram

Susanto, Pemilik 30 Kilogram Shabu Dituntut Mati
Pekerjaan terdakwa, termasuk jaringan Internasional (antar Negara) dan bertentangan dengan program pemerintah Indonesia

Jamu Valencia, Peluang Barca Raih Poin Penuh
Kemenangan jadi kewajiban untuk kami, guna menjaga potensi untuk menelikung Madrid di klasemen

Menerima Shabu 500 Gram, Juwita Divonis Penjara 12 Tahun
"Terima kasih Bapak Hakim. Saya menerima putusan 12 tahun penjara ini,"