HUKRIM KORUPSI

HUKRIM

Rabu, 01/02/2017, 18:25
Ahok Minta Maaf kepada KH Ma'ruf Amin

HUKRIM Ahok, MUI, Sidang
 

ahok-minta-maaf-kepada-kh-maruf-amin Surat Klarifikasi Permohonan Maaf Ahok/Ist
BERITA TERKAIT
 
Terdakwa kasus dugaan penistaan agama yang juga Gubernur DKI Jakarta non aktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Rabu (1/2), menyampaikan permohonan maaf kepada Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Ma’ruf Amin.

Permintaan maaf Ahok yang disampaikan dalam bentuk tertulis dan melalui video itu, terkait pernyataanya dalam proses persidangan yang digelar PN Jakarta Utara, Selasa (31/1) kemarin.  

Dalam persidangan itu, Ahok dan kuasa hukumnya mencecar KH Ma'ruf Amin yang dihadirkan sebagai saksi. Ahok pun sempat melontarkan kalimat akan mempolisikan saksi karena dianggap memberi keterangan palsu.

Sedangkan salah seorang kuasa hukum Ahok, Hamprey Djemaat, menuding KH Ma'ruf Ak mtin ditelepon mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait soal Pilkada DKI.

Terkait hal ini Ahok mengkalrifikasi dan menyatakan bahwa ucapannya merupakan proses dalam persidangan. Sebagai terdakwa, dirinya hanya berusaha mencari kebenaran dan dia juga tak berniat untuk melaporkan sesepuh NU ini ke polisi.  

"Kalau pun ada saksi yang dilaporkan mereka adalah saksi pelapor, sedangkan Kyai Ma’ruf bukan saksi pelapor, beliau seperti saksi dari KPUD yang tidak mungkin dilaporkan," tulis Ahok dalam klarifikasinya.

Ahok juga menyatakan permohonan maaf dan sama sekali tak berniat untuk memojokkan KH Ma'ruf Amin.

"Beliau juga sesepuh NU, seperti tokoh-tokoh lain di NU, Gus Dur, Gus Mus, tokoh-tokoh yang saya hormati dan panuti," ucap Ahok.

Terkait telepon Bapak SBY ke Kiai Ma’ruf pada 7 Oktober, kata Ahok, itu  adalah urusan penasehat hukumnya. (ans/aef)


Berita Terbaru

Vettel Juara GP Australia
"Hari ini sangat indah. Terima kasih semuanya,"

Polres Jakbar Telusuri Kasus Narkoba Ridho Rhoma
Saat digeledah di mobilnya kami temukan satu paket shabu seberat 0,76 gram

Susanto, Pemilik 30 Kilogram Shabu Dituntut Mati
Pekerjaan terdakwa, termasuk jaringan Internasional (antar Negara) dan bertentangan dengan program pemerintah Indonesia

Jamu Valencia, Peluang Barca Raih Poin Penuh
Kemenangan jadi kewajiban untuk kami, guna menjaga potensi untuk menelikung Madrid di klasemen

Menerima Shabu 500 Gram, Juwita Divonis Penjara 12 Tahun
"Terima kasih Bapak Hakim. Saya menerima putusan 12 tahun penjara ini,"