HUKRIM KORUPSI

HUKRIM

Minggu, 12/03/2017, 14:36
Bawa 30 Bungkus Shabu, Defan Terancam Pidana Mati

HUKRIM PN Jakpus, Narkoba, Hukuman Mati
 

bawa-30-bungus-shabu-defan-terancam-pidana-mati Terdakwa Defan saat sidang di PN Jakpus/Berita8
BERITA TERKAIT
 
Terdakwa kasus narkoba, Defan (44) warga Lhoksumawe Aceh, terancam hukuman pidana mati karena menyerahkan atau menerima 30 bungkus narkotika jenis Shabu.

Hal itu terungkap saat sidang yang beragendakan pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (9/3).

"Saya disuruh Sulaiman alias Riki (berkas terpisah) membawa 30 bungkus Shabu keluar dari kamar 809 Hotel Orchardz, Gunung Sahari. Sebanyak 21 bungkus saya bawa dengan koper dan sembilan bungkus menggunakan tas ransel," ucap Defan menjawab pertanyaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Domo Pranoto.

Dalam persidangan yang diketuai Majelis Hakiim Desbenneri Sinaga dengan Hakim Anggota Abdul Kohar dan Tafsir Sembiring, terdakwa mengaku jika barang haram sebanyak itu diambil dari atas plafon kamar mandi hotel.

"Tiap satu bungkus sudah dilakban warna coklat," urai terdakwa yang dalam persidangan didampingi kuasa hukum dari Posbakumadin Jakarta Pusat, Hendra Ambarita, Dony Yonny Siregar dan Chandra Sinaga.

Menurut pengakuan Defan, kunci kamar hotel diberikan Sulaiman waktu mereka bertemu  di Starbuck Atrium Senen. Sebelumnya, saat di Bandara Soekarno-Hatta, Sulaiman memberikan uang Rp 1 juta kepada terdakwa.

"Ini uang Rp 1 juta untuk ongkos dan biaya sewa hotel kamu. Nanti tunggu telpon dari saya," urai terdakwa menirukan perintah Sulaiman kala itu.

Selanjutnya, terdakwa atas perintah Sulaiman, dari Atrium Senen pergi menuju Hotel Orchardz di Gunung Sahari, untuk mengambil shabu yang tersimpan di plafon kamar mandi. Nah, saat keluar dari kamar 809 menuju lobby, terdakwa dibekuk petugas polisi. 

Perbuatan Defan, menurut isi dakwaan yang dibuat JPU Adhitya Trisanto, Agus Suryadi dan Meiyana DM, melanggar pasal 114 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 1UURI No.35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati.

Rencananya, JPU akan membacakan tuntutan pada sidang selanjutnya, Senin, 20 Maret 2017.

"Untuk memberikan waktu kepada jaksa membuat surat tuntutan, sidang diundur dua pekan," pungkas hakim Desbenneri Sinaga, menutup sidang. (Mon/Dom)   

Berita Terbaru

Vettel Juara GP Australia
"Hari ini sangat indah. Terima kasih semuanya,"

Polres Jakbar Telusuri Kasus Narkoba Ridho Rhoma
Saat digeledah di mobilnya kami temukan satu paket shabu seberat 0,76 gram

Susanto, Pemilik 30 Kilogram Shabu Dituntut Mati
Pekerjaan terdakwa, termasuk jaringan Internasional (antar Negara) dan bertentangan dengan program pemerintah Indonesia

Jamu Valencia, Peluang Barca Raih Poin Penuh
Kemenangan jadi kewajiban untuk kami, guna menjaga potensi untuk menelikung Madrid di klasemen

Menerima Shabu 500 Gram, Juwita Divonis Penjara 12 Tahun
"Terima kasih Bapak Hakim. Saya menerima putusan 12 tahun penjara ini,"