HUKRIM KORUPSI

HUKRIM

Sabtu, 04/03/2017, 23:47
Bawa Celurit, Siswa SMP Divonis Kembali ke Orang Tua

HUKRIM PN Jakpus, Tawuran, Kejari Jakpus
 

bawa-celurit-siswa-smp-divonis-kembali-ke-orang-tua Ilustrasi
BERITA TERKAIT
 

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang diketuai Syahrul Mahmud, Kamis (2/3) kemarin, memvonis siswa SMP kelas VIII, berinisial FA dengan hukuman dikembalikan ke orang tua.

 Sebelumnya, terdakwa dituntut hukuman empat bulan ditempatkan di LPKS Pamadi Putra Handayani, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.

 Dalam tuntutannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Erwin Indraputra dianggap terbukti secara hukum melanggar Pasal 2 ayat (1) Undang Undang Nomor 12/Drt/1951, karena membawa senjata tajam clurit bergagang kayu.

 FA, diketahui membawa senjata tajam tersebut saat terjadi tawuran antar warga di Kramat IV, Kelurahan Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, pada Minggu, 5 Februari 2017 sekitar pukul 05.00 WIB.

 Kala itu, dua anggota serse dari Polsek Senen Polres Jakarta Pusat, Danang Eka Prasetya dan Wiluyo Susanto, berusaha menghalau warga yang berusaha memancing bentrok. Saat itulah, mereka melihat sesuatu yang mencurgikan di balik pakaian FA.

 Saat digeledah, ternyata di balik pakaian yang dikenakan FA ditemukan senjata tajam celurit. Pelaku yang masih di bawah umur itu pun langsung digelandang ke Polsek Senen. (Dom/Mon)


Berita Terbaru

Vettel Juara GP Australia
"Hari ini sangat indah. Terima kasih semuanya,"

Polres Jakbar Telusuri Kasus Narkoba Ridho Rhoma
Saat digeledah di mobilnya kami temukan satu paket shabu seberat 0,76 gram

Susanto, Pemilik 30 Kilogram Shabu Dituntut Mati
Pekerjaan terdakwa, termasuk jaringan Internasional (antar Negara) dan bertentangan dengan program pemerintah Indonesia

Jamu Valencia, Peluang Barca Raih Poin Penuh
Kemenangan jadi kewajiban untuk kami, guna menjaga potensi untuk menelikung Madrid di klasemen

Menerima Shabu 500 Gram, Juwita Divonis Penjara 12 Tahun
"Terima kasih Bapak Hakim. Saya menerima putusan 12 tahun penjara ini,"