HUKRIM KORUPSI

HUKRIM

Kamis, 16/03/2017, 22:50
Menerima Shabu 500 Gram, Juwita Divonis Penjara 12 Tahun

HUKRIM PN Jakpus, Narkoba, Vonis
 

miliki-shabu-500-gram-juwita-divonis-penjara-12-tahun Terdakwa Juwita ketika divonis 12 tahun penjara/Berita8
BERITA TERKAIT
 
Air mata membasahi paras cantik Juwita Apryani (32), ketika hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang diketuai Yohanes Priyana dengan anggota Ibnu Basuki Widodo dan Casmaya, memvonisnya dengan hukuman 12 tahun penjara, Kamis (16/3).

Perempuan kelahiran 10 April 1984 ini, menurut majelis hakim, telah terbukti secara sah menurut hukum, melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika karena menerima shabu 500 gram.

"Terima kasih Bapak Hakim. Saya menerima putusan 12 tahun penjara ini," lirih Juwita berucap.  

Vonis hakim ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Handoko. Pada persidangan sebelumnya, jaksa menuntut Juwita hukuman 16 tahun penjara dan pidana denda Rp 800 juta, subsidiair enam bulan kurumgan.

Kala iitu, JPU menuntut Juwita melanggar dakwaan subsidair, Pasal 112 ayat (2) Undang Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.
 
Berbeda pandang dengan JPU, majelis hakim dalam amar putusannya menilai terdakwa melangggar dakwaan primair yakni Pasal 114 ayat (2) Undang Undang Nomor 35 tahun 2009.

"Akibat perbuatan terdakwa, memiliki shabu 500 gram dihukum 12 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar, subsidair empat bulan kurungan," jelas Hakim Ketua Yohanes Priyana, saat membacakan putusan.

Kronologis


Terjeratnya Juwita dalam kasus ini, bermula ketika bos-nya Alim (masih buron-red), pada Kamis, 3 November 2016, mentrasfer uang sebesar Rp 1 juta, untuk menjalakan pekerjaan yang diberikannya.

Keesokan harinya, Alim dan Juwita bertemu di daerah Mangga Besar IV, Jakarta Pusat. Lalu, mereka meluncur ke Jalan Salemba untuk mengambil satu kantong kresek warna hitam berisi kotak coklat Caldburry.

Selanjutnya, Juwita dibawa Alim ke Jl Salemba Tengah, tepatnya di depan RS MH Thamrin. Di situ, dia disuruh menunggu seseorang yang akan mengambil kantong kresek hitam. Sementara, Alim pergi meninggalkannya. 

Saat sedang menunggu itulah, tiba tiba muncul Irwan Saputra dan Arif Budiyanto, petugas serse narkoba dari Polsek Cempaka Putih mendekati Juwita. Curiga melihat sikap Juwita, kedua anggota polisi itu lalu melakukan penggeledahan.

Nah, saat digeledah itulah, diketahui bahwa kota Coklat Caldburry dalam kresek hitam yang dibawa Juwita, ternyata berisi lima paket plastik klip shabu seberat 500 gram. Juwita pun langsung digelandang ke kantor polisi.  (Mon/Dom)

 

Berita Terbaru

Aksi Iwan Fals Meriahkan Munas OI di Lampung
Dalam aksi panggungnya, Iwan Fals yang berduet dengan Gubernur Lampung menyanyikan lagu "Manusia Setengah Dewa" dan "Asyik Gak Asyik"

Gol Sanchez Bawa Arsenal ke Final Piala FA
Di final nanti, mereka akan berhadapan dengan Chelsea, yang sebelumnya mengalahkan Tottenham Hotspurs 4-2.

Barca Geser Madrid di Puncak Klasemen
Dengan raihan angka sama, Madrid pun tergusur ke posisi kedua.

Marquez Juara di MotoGP Amerika
Pada balapan kali ini, rekan satu tim Rossi dari Yamaha Maverick Vinales harus tersingkir sejak awal

Anies Tak Ingin Buru-buru Bahas Program Kerja
Sekarang kita bangun suasana tenang damai dulu suasana yang sejuk.