HUKRIM KORUPSI

KORUPSI

Senin, 03/04/2017, 14:11
Nazaruddin Beberkan Petinggi Partai Penerima Uang Proyek e-KTP

KORUPSI PN Jakpus, Korupsi, e-KTP
 

nazaruddin-beberkan-petinggi-partai-penerima-uang-proyek-e-ktp Nazaruddin bersaksi dalam persidangan kasus korupsi e-KTP
BERITA TERKAIT
 
Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, membongkar sejumlah nama pejabat negara dan petinggi partai politik yang terlibat dalam dugaan kasus korupsi proyek KTP elektronik (e-KTP) sneilai Rp5,9 triliun.

Nazaruddin membeberkan nama pejabat negara dan petinggi partai politik tersebut, saat bersaksi dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (3/4).

Pejabat negara yang  disebut Nazaruddin dalam persidangan ini adalah Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.  

Di hadapan majelis hakim yang diketuai John Halasan Butar Butar, Nazaruddin mengungkapkan bahwa Ganjar Pranowo yang kala itu menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II menerima uang sebesar 500 ribu dolar AS.

"Semula dia menolak fee sebesar 150 ribu dolar AS. Dia minta disamakan dengan Ketua Komisi II.  Setelah dikasih 500 ribu dolar AS baru dia mau," ujar Nazar.

Dia mengaku, melihat langsung penyerahan uang tersebut di ruangan Mustoko Weni bersamaan dengan pemimpin Komisi II.

Selain Ganjar, Nazarudin juga menyebut mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, yang katanya mendapat uang proyek e-KTP sebesar 1 juta dolar AS dari Mirwan Amir, Wakil Ketua Badan Anggaran DPR dari Partai Demokrat.

Dalam dakwaan jaksa KPK ke Irman dan Sugiharto, disebutkan Mirwan Amir, kini petinggi Partai Hanura, menerima 1,2 juta dolar AS dari korupsi proyek e-KTP tersebut.

Nazaruddin juga menyebutkan mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat Jafar Hapsah menerima uang Rp 1 miliar dari Anas Urbaningrum.  

Ada juga nama anggota Komisi II DPR Khatibul Umam, yang disebut Nazaruddin menerima uang sebesar USD 400 ribu untuk kepentingan pencalonan saat sebagai Ketua Umum GP Ansor.

Namun, keterangan Nazaruddin tersebut langsung dibantah oleh Khatibul. Dia menegaskan kepada majelis hakim, tidak pernah menerima duit dari Nazaruddin ataupun dari anak buahnya.

Menanggapi bantahan itu, Nazaruddin berucap."Kalau ada yang bilang tidak benar, menurut saya biar dia segera tobat,” tegas Nazaruddin, saat keluar ruang sidang. (Dom)


Berita Terbaru

Aksi Iwan Fals Meriahkan Munas OI di Lampung
Dalam aksi panggungnya, Iwan Fals yang berduet dengan Gubernur Lampung menyanyikan lagu "Manusia Setengah Dewa" dan "Asyik Gak Asyik"

Gol Sanchez Bawa Arsenal ke Final Piala FA
Di final nanti, mereka akan berhadapan dengan Chelsea, yang sebelumnya mengalahkan Tottenham Hotspurs 4-2.

Barca Geser Madrid di Puncak Klasemen
Dengan raihan angka sama, Madrid pun tergusur ke posisi kedua.

Marquez Juara di MotoGP Amerika
Pada balapan kali ini, rekan satu tim Rossi dari Yamaha Maverick Vinales harus tersingkir sejak awal

Anies Tak Ingin Buru-buru Bahas Program Kerja
Sekarang kita bangun suasana tenang damai dulu suasana yang sejuk.